Tanggal: Rabu, 30 Desember 2009
Bacaan : Yakobus 4:13-16
Setahun: Wahyu 16-18
Nats: Apakah arti hidupmu? Hidupmu itu sama seperti uap yang sebentar
saja kelihatan lalu lenyap (Yakobus 4:14)
Judul:
PENGUJUNG TAHUN
Kita sudah berada di pengujung tahun 2009. Sebetulnya pengujung tahun
atau bukan, itu hanya soal penanggalan (kalender). Di dunia ini ada
banyak sekali penanggalan; ada kalender Yahudi, kalender Persia,
kalender Jawa, kalender Hindu, kalender China, dan sebaginya. Setiap
kalender memiliki perhitungan sendiri. Tahun ini seperti yang kita
kenal sekarang adalah penanggalan barat (tahun masehi). Kalender ini
adalah karya Paus Gregorius XIII tahun 1508 (karena itu sering juga
disebut Kalender Gregorius), perhitungannya dimulai dari kelahiran
Tuhan Yesus.
Akan tetapi, terlepas kalender apa pun yang digunakan, pemahaman
tentang "pengujung tahun" tetaplah sangat penting. Itu mengingatkan
kita akan kefanaan hidup ini, bahwa segala sesuatu yang ada di dunia
ini akan berakhir. Hidup kita, dengan segala suka dan dukanya,
kesuksesan dan kegagalannya, cepat atau lambat akan berlalu. Yakobus
mengumpamakan hidup ini seperti uap "yang sebentar saja kelihatan
lalu lenyap" (ayat 14). Ya, betapa ringkih dan rapuhnya hidup kita di
dunia ini.
Maka, baiklah kita bijak dalam menjalani hari-hari kita, agar kita
tidak salah melangkah, yaitu dengan senantiasa melibatkan Tuhan dalam
setiap rencana (ayat 15). Jangan berpikir, bahwa kita akan mampu
menentukan dan melakukan segala-galanya seorang diri, tanpa Tuhan.
Itu adalah sebuah kecongkakan (ayat 16). Sebab, betapa pun hebatnya
kita, tetaplah kita ini mahluk yang fana. Mari, dalam setiap langkah,
kita selalu ingat dan lekat pada Sang Pencipta. Hanya dengan demikian
hidup kita akan terjaga. Selamat menyongsong tahun yang baru --AYA
HIDUP INI BUKAN WARISAN YANG BISA KITA PERGUNAKAN SEENAKNYA
TETAPI TITIPAN TUHAN YANG HARUS KITA PERTANGGUNGJAWABKAN
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT